JRSI (Jurnal Rekayasa Sistem dan Industri) merupakan jurnal ilmiah yang bersifat peer-reviewed dan open access yang dikelola oleh Fakultas Rekayasa Industri, Telkom University yang bekerjasama dengan Badan Kerjasama Penyelenggara Pendidikan Tinggi Teknik Industri Indonesia (BKSTI). JRSI berisi artikel ilmiah yang diangkat dari hasil penelitian, gagasan konseptual, aplikasi teori, serta kajian analitis di bidang rekayasa sistem dan industri dalam keilmuan Teknik Industri dan Sistem Informasi. Mulai tahun 2017 JRSI diterbitkan enam bulanan, yaitu bulan Juni dan Desember dalam bentuk online dengan e-ISSN 2579-9142, setelah sebelumnya mulai tahun 2014 terbit dalam bentuk cetak tiga bulanan dengan p-ISSN 2356-0843.

JRSI memuat artikel ilmiah dengan topik berikut (tetapi tidak terbatas hanya pada topik tersebut) :

- Sistem Produksi
- Rekayasa dan Pengendalian Kualitas
- Riset Operasional
- Supply Chain Management
- Ergonomi
- Manajemen Industri
- Manajemen Proyek
- Decision Support System
- Knowledge Management
- Enterprise and Architecture
- Data Analytic
- Enterprise Application Development
- IT Governance, Risk, and Compliance
- Computation System
- Dan lain-lain

Proses Peer Review
Artikel penelitian yang disampaikan ke jurnal online ini akan dikaji ulang sekurang-kurangnya 2 (dua) pengulas. Artikel penelitian yang diterima akan tersedia secara online mengikuti proses peer review jurnal. Bahasa yang digunakan dalam jurnal ini adalah Bahasa Inggris dan Bahasa Indonesia.

Kebijakan Akses Terbuka
Jurnal ini memberikan akses terbuka langsung ke kontennya berdasarkan prinsip bahwa membuat penelitian tersedia secara bebas untuk umum mendukung pertukaran pengetahuan global yang lebih besar.

Etika Publikasi
Jurnal Rekayasa Sistem & Industri (JRSI) berkomitmen untuk memastikan kualitas artikel dan mempertahankan etika tertinggi dalam standar publikasi untuk semua pihak, yaitu editor jurnal dan dewan editorial, reviewer dan penulis. Terutama,  Jurnal Rekayasa Sistem & Industri (JRSI) mengikuti panduan yang didasarkan pada Pedoman Praktik Terbaik yang ada seperti yang didefinisikan oleh Committee on Publication Ethics (COPE).

Kode Etik Untuk Redaktur

  • Berkewajiban membuat panduan penulisan bagi penulis beserta template-nya.
  • Memastikan proses penelaahan karya tulis/artikel dilaksanakan secara menyeluruh, transparan, dan objektif.
  • Menjamin kelayakan mitra bestari yang dipilih sesuai dengan kompetensi yang dimilikinya dan tidak memiliki konflik kepentingan.
  • Menjamin bahwa semua karya tulis/artikel yang diterbitkan telah melalui proses telaah oleh mitra bestari yang berkualifikasi.
  • Karya tulis/artikel yang sudah disetujui oleh dewan redaksi untuk diterbitkan akan melalui proses persetujuan penulis sebelum diterbitkan secara on line.

Kode Etik Untuk Mitra Bebestari

  • Mempunyai tugas membantu redaktur dalam menentukan karya tulis yang dapat diterbitkan dan membantu penulis untuk meningkatkan kualitas karya tulis/artikelnya.
  • Dituntut bersikap jujur, objektif, tidak bias, independen, dan hanya berpihak pada kebenaran ilmiah serta bersifat rahasia tanpa diketahui oleh penulis.
  • Hasil penelaahan karya tulis/artikel disampaikan secara jujur, objektif dan didukung oleh argumentasi yang jelas.
  • Tidak memanfaatkan karya tulis yang ditelaah untuk kepentingan pribadi tidak boleh disebarluaskan.
  • Hasil penelaahan mengikuti format yang diberikan oleh Redaktur Jurnal dan mengisi surat pernyataan neutralitas dalam proses penelaahan.

Kode Etik Untuk Penulis

  • Mengisi surat pernyataan bahwa karya tulis/artikel yang diserahkan untuk diterbitkan adalah asli, belum pernah dipublikasikan di manapun dalam bahasa apapun, dan tidak sedang dalam proses pengajuan ke penerbit lain serta tidak terlibat dalam plagiarisme atau plagiarisme-diri, dan publikasi salami sangat dilarang Jika ada kesalahan dalam karya tulis, pengarang segera memberitahukan kepada redaksi atau penerbit.
  • Bertanggungjawab secara kolektif untuk pekerjaan dan isi artikel yang meliputi metode, analisis, perhitungan dan rinciannya. 
  • Apabila diminta, penulis wajib menyiapkan bukti apapun yang berlandaskan kajian ilmiah apabila ada hal yang perlu dibuktikan dan berhubungan dengan data dan referensi.