Pengendalian Kualitas Produk Bubble Window dengan Metode New Seven Tools (Studi Kasus: PT. X)

  • Anriady Miftahul Putra Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Jenderal Soedirman
  • Indro Prakoso Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Jenderal Soedirman

Abstract

Pengendalian kualitas diperlukan untuk dapat mencegah kerugian material, waktu, dan tenaga bagi perusahaan PT. X. Dengan dilakukannya pengendalian kualitas pada produksi bubble window diharapkan dapat mengurangi dampak merugikan bagi perusahaan. PT. X sendiri adalah perusahaan yang bergerak di bidang manufaktur pesawat terbang. Dalam memproduksi setiap komponen pesawat terbang PT. X memerlukan pengendalian kualitas untuk dapat menjamin pesawat terbang memiliki kualitas yang baik dan memenuhi standar yang sudah ditetapkan. Dalam produksi bubble window masih ditemukan cacat yang terjadi. Bubble window sendiri merupakan salah satu komponen pesawat terbang yang diproduksi sendiri oleh PT. X. Dalam upaya menekan jumlah cacat yang terjadi maka dilakukan pengendalian kualitas dengan metode new seven tools. Dari hasil pengolahan didapatkan lima faktor penyebab terjadinya cacat pada produk bubble window di PT.X yaitu lingkungan, manusia, mesin, metode, dan material. Sehingga didapatkan tiga solusi perbaikan, yaitu mengkaji ulang pengoperasian mesin, meletakkan posisi SOP di area pengerjaan, dan maintenance berkala.

Downloads

Download data is not yet available.

References

[1] E. Yuniarti, “PENGARUH MODEL BURUNG SILINDER DAN SILINDER DENGAN KEDUA UJUNG SETENGAH BOLA DENGAN PEMODELAN ELEMEN HINGGA KASUS TABRAK BURUNG,” jurnal teknologi dirgantara, pp. 41-56, 2019.
[2] M. Nender, “ANALISIS PERLAKUAN AKUNTANSI PRODUK RUSAK DAN PRODUK CACAT DALAM PERHITUNGAN BIAYA PRODUKSI UNTUK MENENTUKKAN HARGA JUAL PADA UD. 7 JAYA MEUBEL TONDANO,” EMBA, pp. 441-448, 2021.
[3] T. &. R. N. Yuri M.Z., “Manajemen Kualitas Total dalam Perspektif Teknik Industri. Jakarta : PT. Indeks,” 2013.
[4] S. Mizuno, Management for quality improvement: the 7 new QC tools, CRC Press, 2020.
[5] s. N. W. pramono, “The Use of Quality Management Techniques: The Application of the New Seven Tools,” International Journal of Applied Science and Engineering, semarang, 2018.
[6] M. A. KUSNADI, “Hubungan Antara Beban Kerja Dan Self-Efficacy dengan stres kerja Pada Dosen Universitas X,” surabaya, 2014.
[7] M. Arif, Bahan Ajar Rancangan Teknik Industri, Yogyakarta: CV. Budi Utama, 2016.
[8] E. Puspita dan Y. Riana, “Analisa Pengendalian Kualitas Paving Block dengan Metode New Seven Tools di CV. Arga Reyhan Bahari Sumatera Utara,” Journal of Industrial and Manufacture Engineering, vol. 4, pp. 138 - 147, 2020.
[9] W. J. Michalski, Six Sigma Tool Navigator, Portland: Productivity Press, 1997.
[10] N. Aziza dan F. B. Setiaji, “PENGENDALIAN KUALITAS PRODUK MEBEL DENGAN PENDEKATAN METODE NEW SEVEN TOOLS,” Teknika : Engineering and Sains Journal, vol. 4, pp. 27-34, 2020.
[11] R. Ginting and M. G. Fattah, “Production quality control with new seven tools for defect minimization on PT.Dirgantara Indonesia”, IOP Conf. Ser.: Earth Environ. Sci. 452 012082. 2020
Published
2021-12-31
How to Cite
Putra, A., & Prakoso, I. (2021). Pengendalian Kualitas Produk Bubble Window dengan Metode New Seven Tools (Studi Kasus: PT. X). JRSI (Jurnal Rekayasa Sistem Dan Industri), 8(02), 97-103. doi:10.25124/jrsi.v8i02.473