Rancangan Fasilitas Pemeriksaan Kesehatan untuk Penyandang Tunanetra

  • Lauditta Irianti Program Studi Teknik Industri, Fakultas Rekayasa Industri, Institut Teknologi Nasional
  • Afif Yunaldi Program Studi Teknik Industri, Fakultas Rekayasa Industri, Institut Teknologi Nasional
  • Muhammad Atras Paradhyo Program Studi Teknik Industri, Fakultas Rekayasa Industri, Institut Teknologi Nasional
  • Arie Desrianty Program Studi Teknik Industri, Fakultas Rekayasa Industri, Institut Teknologi Nasional
  • Hendro Prassetiyo Program Studi Teknik Industri, Fakultas Rekayasa Industri, Institut Teknologi Nasional

Abstract

Pemeriksaan kesehatan yang dilakukan dengan datang ke fasilitas kesehatan memiliki kendala dalam hal jarak, waktu serta energi, khususnya bagi individu dengan keterbatasan fisik. Salah satunya adalah penyandang tunanetra. Penelitian yang telah dilakukan sebelumnya telah mengembangkan suatu alat medis portabel yang terdiri dari alat ukur tinggi badan, berat badan, denyut jantung, saturasi oksigen, tekanan darah dan suhu tubuh yang dapat mengirimkan hasil pemeriksaan langsung ke tenaga ahli medis. Alat medis tersebut pun dapat digunakan oleh individu dengan keterbatasan fisik, seperti penyandang tunanetra.  Namun begitu, alat medis tersebut belum terintegrasi serta belum dilengkapi dengan petunjuk pemakaian yang memudahkan penyandang tunanetra untuk menggunakannya. Perancangan fasilitas pemeriksaan kesehatan dilakukan sebagai jembatan penghubung antara alat medis portabel tersebut dengan penyandang tunanetra agar mereka dapat dengan mudah melakukan pemeriksaan kesehatan tanpa bantuan orang lain. Perancangan dilakukan dengan metode Ergonomic Function Deployment (EFD). Responden penelitian adalah 30 penyandang tunanetra di Panti Sosial Bina Netra (PSBN) Wyata Guna Kota Bandung. Pengambilan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner dimana atribut pernyataan diturunkan dari aspek ENASE  Konsep anthropometri dibutuhkan dalam perancangan fasilitas ini. Terdapat tiga alternatif konsep dimana pemilihan konsep dilakukan secara kuantitatif pada tahap concept screening  dan concept selecting. Konsep yang terpilih adalah konsep kedua dimana dimensi fasilitas adalah 209 x 192 x 300 cm. Material yang digunakan adalah kayu serta lantai menggunakan material parket. Fasilitas dilengkapi dengan petunjuk suara  untuk menyampaikan informasi pada pengguna. Fasilitas dirancang agar pengguna mudah menjangkau peralatan di dalamnya, serta dilengkapi fasilitas penunjang seperti kursi, meja, pegangan tangan, speaker dan sensor pemindai identitas. 

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2019-12-29
How to Cite
Irianti, L., Yunaldi, A., Paradhyo, M., Desrianty, A., & Prassetiyo, H. (2019). Rancangan Fasilitas Pemeriksaan Kesehatan untuk Penyandang Tunanetra. JRSI (Jurnal Rekayasa Sistem Dan Industri), 6(02), 91-100. doi:10.25124/jrsi.v6i02.371